Pengertian Patina Pada Bahan Kulit Secara Lengkap -khususjomblo.com Photo Instagram: @showyourhem

KhususJomblo.com – Mungkin banyak yang belum tahu kalo perubahan pada sebuah barang yang terbuat dari kulit adalah hal yang alami dan bahkan menjadi favorit dari beberapa orang. Seperti halnya dengan para pecinta denim yang menyukai perubahan pada bagian bagian tertentu seperti pemudaran atau lebih dikenal dengan fading. Nah, untuk barang yang terbuat dari kulit juga demikian.

Berbeda dengan para pecinta denim, “natural material” dari sebuah produk kulit sangat diapresiasi oleh penggemar kulit. Semua ini berlaku untuk semua barang yang terbuat dari kulit seperti sepatu kulit, dompet kulit, tas kulit, strap jam kulit, gelang kulit dan jaket kulit. Pemakaian yang efektif merupakan kunci utama dari perubahan warna yang terjadi pada semua barang dari kulit maupun juga denim. Jika dalam denim kita mengenal dengan istilah fading, kalo pada kulit dikenal dengan Patina tetapi Patina juga dikenal bagi perubahan warna pada jam tangan besi.

Bagi kalian yang belum tahu apa itu Patina, berikut akan saya jelaskan arti dari patina pada barang yang terbuat dari kulit.

Pengertian Patina Pada Bahan Kulit Secara Lengkap -khususjomblo.com Photo Instagram: @showyourhem

Pengertian Patina

Pada sebuah kulit yang belum mengalami proses apapun (Raw Leather) seiring berjalannya waktu pemakaian, cara finishing dan juga lingkungan maka akan mengeluarkan patina yang merupakan minyak pada kulit tersebut, lalu warna kulit dapat berubah ke warna yang lebih gelap dari warna sebelumnya, mengkilat dan terlihat lebih menjadi barang yang sudah kelihatan lama. Orang-orang cenderung menyukai bahan baku kulit baik secara fungsional maupun secara ‘art’ semenjak ±7000 SM (tercatat penduduk Asia Selatan telah melakukan penyamakan sejak tahun tersebut) karena proses Patina yang akan terjadi pada kulit ini.

Patina sendiri bukanlah hal yang negatif

karena perubahan warna ini bukan menjadikan kulit menjadi rusak terkecuali jika barang tersebut terbuat dari kulit yang berkualitas jelek tetapi justru adalah alasan utama orang-orang jatuh cinta dengan produk kulit yang masih mentah. Warna tan muda yang berubah menjadi berbagai macam bentuk warna coklat yang dihasilkan dari pemakaian efektif. Namun tidak semua perubahan warna yang terjadi pada kulit akan terlihat bagus (ini juga tergantung selera anda sendiri),  dari kebanyakan produk yang udah dyed, biasanya akan menjadi sangat gelap. Tapi ada beberapa warna yang akan jadi bagus patinanya, seperti warna navy atau maroon akan menjadi bagus kalau sudah mengalami patina dan juga akan mengkilap.

Sebenernya Patina terjadi juga pada kayu, kanvas, metal dan batu, coba saja anda perhatikan bahwa barang barang iu akan mengalami perubahan warna seiring berjalannya waktu yang diakibatkan oleh lingkungan sekitar. Untuk produk kulit, kamu dapat menghasilkan perubahan warna yang lebih bagus jika kulit tersebut unfinished. Produk yang memiliki finishing touch akan menghasilkan patina yang lebih lemah dibandingkan dengan matte, aniline atau kulit mentah.

Ketika kulit mentah mengalami proses penyamakan dan pewarnaan (coloring), setiap jengkalnya menyerap warna berdasarkan dengan struktur sel yang dimilikinya. Sehingga terdapat perbedaan warna pada setiap kulit, tergantung pada karakteristik sel yang menerima zat warna tersebut. Sedangkan penerimaan coloring setiap sel pada satu lembar kulit pun belum tentu sama semuanya, Hal ini yang menjadikan material kulit unik dan warna yang dihasilkan juga unik. Perbedaan tingkat warna yang tidak terlalu jauh pada setiap kulit merupakan hal yang kerap terjadi pada penyamakan kulit bukan merupakan suatu kecacatan, melainkan itu lah keunikan dari bahan material kulit.

Cara Untuk Menghasilkan Patina

Sangat mudah cara untuk menghasilkan Patina pada barang yang terbuat dari kulit, yaitu gunakan secara efektif setiap hari dan waktu yang akan menjawab. Perubahan setiap kulit berbeda beda, itu semua tergantung dari cara pemakaian yang memakai dan lingkungan.

Pengertian Patina Pada Bahan Kulit Secara Lengkap -khususjomblo.com Photo Instagram: @showyourhem

Apakah proses Patina dapat dipercepat?

semua pasti ada cara instantnya, tetapi hasilnya tidak akan maksimal. Jika kalian ingin tahu, dengan cara merendam di dalam air dan menjemur secara langsung di bawah sinar matahari. Tetapi resikonya membuat kulit menjadi berkurang umur dan warnanya kadang tidak natural.

Bagi kalian yang memiliki barang terbuat dari kulit tetapi mengalami proses patina yang lama, berarti kulit tersebut sudah di finish. Jadi jika kalian tidak mau kulit mengalami patina belilah barang yang terbuat dari kulit yang sudah di finish atau bisa gunakan polish tetapi itu hanya memperlambat proses patina. Jika bener bener tidak mau, silahkan dimasukkan ke dalam kotak kaca dan hanya dipajang ditempat yang gelap.

Cara Membersihkan Patina

Terakhir cara membersihkan permukaan kulit yang kotor akibat pemakaian terus menerus yang dikatakan oleh Mr. Cetul dikutip dari akun Line@ D A L T S,

“Pemakaian jeruk nipis untuk membersihkan kulit tidak mengakibatkan kulit menjadi gelap secara instant selama setelahnya tidak dijemur di bawah terik matahari secara langsung. Gunakan Kain lembut ketika membersihkan dan jangan terlalu ditekan.

“Untuk menghindari kulit menjadi gelap secara cepat, hindari menjemur kulit di bawah terik matahari dan menggunakan minyak-minyakan sebagai treatment. Untuk kulit veg tan, sebaiknya menggunakan produk perawatan yang berbasis air. Atau, saya selalu memberi lapisan khusus pada kulit veg tan, seperti polish gitu. Tujuannya agar kulit tidak cepet berubah warna, selain itu agar kulit mudah dibersihkan”.

“OK, setau saya (tolong dikoreksi kalau salah) patina terbentuk karena 3 hal: air, asam dan udara. Ada beberapa hal yg “merusak” patina seperti kotoran, bercak noda air, scratch pada kulit dsb. So, menurut saya pribadi, membersihkan kulit menggunakn jeruk nipis tidak akan mengurangi patina, tapi karena jeruk nipis mengandung asam dan air, proses tersebut akan mempercepat terjadinya patina. Logikany si begitu… Tapi sebaiknya juga tidak perlu terlalu sering membersihkan kulit menggunakan jeruk nipis, bisa membuat kulit jadi kering. Kalau nggak mau kulit cepet kotor, mungkin bisa melapisi kulit dengan semacam top coat” Mr. Cetul.

Sekian artikel informasi tentang proses patina pada kulit (leather), semoga dengan adanya artikel ini kalian menjadi tahu. Hidup Jomblo!

 

Sumber:

dot-leather(DOT)com/sekelumit-catatan-tentang-indahnya-kulit/

marketplays(DOT)id/talk/thread/apa-itu-patina-bagaimana-dan-di-mana-bisa-ter/317?ref=talkherobanner

Line@ D A L T S : timeline.line.me/post/_dUYb_aAR2X-YtZZGPeWgyQPNcCPRXY0YImxPYII/1148059528707015602

Bagikan Komentarmu